Fungsi dan Kegunaan dari UAC (User Access Control)

Klo lagi asik-asiknya ngoprek dengan Windows 7 terkadang salah satu syaratnya adalah harus mendisable UAC terlebih dahulu, setting ini lah, setting itu lah. Memangnya apa sih pengaruh dari UAC itu sendiri terhadap Sistem Operasi.

Saya juga pernah mendengar memang Sistem Operasi dari windows yang satu ini (Windows 7) memang bisa dibilang cukup secure terhadap serangan virus maupun beberapa hal sejenis lainnya, karena memiliki beberapa keamanan yang cukup dapat dihandalkan dari serangan intruder.

Tapi bila dilihat dari sisi pengguna sendiri rasa-rasanya windows 7 ini terlihat sedikit membingungkan atau bahkan merepotkan pengguna. Dengan kata lain salah satu cara untuk meniadakan / mengurangi rasa repot tadi yaitu dengan mendisable UAC.

Sebenarnya apa sih itu UAC ? Bagaimana fungsi dan pengaruhnya terhadap sistem ?

User Account  Control adalah fitur Windows yang akan membantu anda tetap mengendalikan system dengan cara mengkonfirmasi user (Dalam hal ini anda sendiri) apakah menyetujui perubahan tersebut atau tidak. Jika setuju, maka UAC akan meneruskan perintah dan jika anda tidak setuju maka tidak akan ada perubahan system.

Ketika sedang menggunakan komputer untuk melakukan tugas biasa seperti seperti membaca eMail, membuat dokumen Word-Excel, mendengarkan musik dan tugas sederhana yang lain, semua User Account bisa menggunakannya dengan mudah.

Tetapi, ketika menggunakan untuk melakukan tugas dengan level administrator (Sebagai contoh menginstall program, menghapus program dan yang sejenis), UAC akan memberitahu apakah anda memberi izin atau tidak. Jika pada saat itu anda login menggunakan Administrator (Atau user lain dengan level yang sama) maka anda tinggal klik tombol Yes untuk mengizinkan atau klik tombol No untuk membatalkan.

Jika sedang menggunakan user biasa, anda tidak bisa memberikan perintah apakah mengizinkan atau menolak perintah. Jika ingin memberi izin, anda harus login terlebih dahulu dengan menggunakan user dengan level Administrator. Masukkan username dan password Administrator, kemudian berikan izin pada UAC untuk mengerjakan perintah anda. Untuk sementara waktu, user yang sedang anda gunakan memiliki hak dengan tingkat Administrator dan akan berakhir ketika “keseluruhan printah” yang dijalankan selesai.

Karena hal inilah, fungsi UAC lebih powerfull untuk mencegah komputer dari serangan Spyware atau Malware karena setiap perubahan yang dilakukan selalu melewati autentikasi dari pengguna komputer. Tidak seperti Windows XP maupun OS versi sebelumnya yang tanpa melalui autentikasi ini. Setiap melakukan perubahan, UAC akan melakukan konfirmasi apakah perubahan itu memang yang diinginkan oleh si pemilik komputer atau tidak. Jika ada virus, malware atau apa saja, pengguna komputer bisa tahu dan bisa memblokir serangan tersebut.

Kepada pengguna Windows 7, Microsoft menyarakan agar menggunakan user biasa untuk kegiatan sehari tanpa harus menggunakan account Administrator. Jika ingin menambahkan sesuatu pada Windows, system akan meminta izin dengan cara meminta password dari Administrator. Jika password yang dimasukkan salah, maka tidak ada izin untuk melakukan perubahan dan jika password yang dimasukkan benar, perubahan akan segera dilakukan.

About these ads

One thought on “Fungsi dan Kegunaan dari UAC (User Access Control)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s